Demang Lebar Daun, Sonora-Dor..Dor..Suara letusan pistol yang datang dari salah seorang pengawal pribadi Edy Yusuf sempat mengejutkan sang wakil gubernur Sumsel pada Sabtu siang (20/12).Karena Edy menilai peristiwa yang tengah dialaminya tidak perlu dilawan dengan letupan senjata. Dikediaman Dinas Wakil gubernur Minggu siang (21/12) Edy kepada Reza Reporter radio Sonora sempat menceritakan kronologis pencurian yang menimpa dirinya. Menurut Edy siang itu dirinya bertandang kerumah makan Tirta Anugerah di jalan Sokarno-Hatta yang kebetulan juga pemiliknya merupakan teman sesama penyuka tanaman bonsai. Edi beserta pengawal pribadinya menyempatkan bersantap siang dengan sang pemilik rumah makan yaitu Sofyan. Usai santap siang itu peristiwa bermula. Dimana sang pemilik rumah makan mendapati kaca mobil Toyota Land Cruiser warna biru yang diparkir didepan rumah makan telah pecah berantakan, dan belakangan diketahui kaca tersebut dipecah paksa oleh kawanan maling yang berjumlah empat orang dengan menggunakan dua unit kendaraan roda dua. Mengetahui ada pencurian Sofyan memberi tahu pengawal Edy tentang peristiwa itu. Tanpa pikir panjang naluri pengawal yang juga anggota Brimobda Sumsel yang bernama Brigpol Afri langsung mengambil langkah pengamanan dengan memuntakan dua butir peluruh masing-masing ke udara dan kearah ban sepeda motor kawanan pencuri. Namun Sayang sebutir peluruh yang diarahkan ke ban sepeda motor pencuri mengenai bumper kendaraan lain yang kebetulan tengah melintas. Timah panas itu pun akhirnya menyerempet kaki seorang pemulung yang kebetulan tengah melintas pada saat peristiwa berlangsung. Tak pelak peristiwa itu membuat Madani (62) terkapar dan terpaksa dilarikan kerumah sakit Myria KM7. Melihat kondisi seperti itu Edy Yusuf mengaku memerintahkan stafnya untuk membawa korban peluru nyasar kerumah sakit dan staf lain nya bertugas untuk membuat laporan polisi di Polsek Sukarame. Hingga siang ini Edy mengaku belum mandapat laporan perkembangan penyidikan polisi. Namun Edy yakin polisi dapat menangkap pelaku tindak kriminalitas itu. Akibat peristiwa tersebut wakil Alex Noerdin dalam pemerintahan provinsi Sumsel mengalami kerugian jutaan rupiah berupa uang tunai, sarung kaca mata dan kaca jendela Toyota LC. Edy membantah pemberintaan yang menyebut bahwa laptopnya juga digondol maling dalam peristiwa itu.
Dibalik persitiwa tersebut Edy Yusuf menyayangkan kinerja aparat kepolisian karena peristiwa tersebut terjadi disiang bolong ditengah lalulalang kendaraan dan manusia. Edy sempat menghawatirkan peristiwa ini membuat investor takut untuk datang ke Sumsel. Saat ini korban muntahan peluruh Afri tengah dirawat di ruang VIP RSI Siti Khadijah. Edy mengaku akan menanggung seluruh biaya pengobatan terhadap Madani (62).
Popularity: 6% [?]
