News :
twitter

5000 KIP Untuk Selembar Foto

Thursday, December 10th, 2009

Vienteane, Laos. Berjalan-jalan menikmati keindahan kota Vientiane di Laos belum lengkap rasanya bila tidak berkunjung ke kawasan sungai Mekong, Taman Patuxay park dan kemegahan sarana olahraga di negeri yang berpaham komunis ini. Sungai Mekong merupakan sungai terpanjang di Laos, sungai ini sekaligus menjadi pembatas antar Laos dan Thailand. Sungai yang tampak tenang dan bersih menjadi daya tarik bagi wisatawan. Hampir mirip dengan kota Palembang, tidak terlalu jauh dari sungai Mekong terdapat Taman “monpera” nya Laos yaitu Patuxay Park. Patuxay Park merupakan taman wujud kemenangan bagi rakyat Laos dari penjajahan. Dikedua kawasan ini merupakan tempat wisata favorit bagi orang asing. Tentu saja belum lengkap pula bagi wisatawan bila tidak mendokumentasikan perjalanan mereka. “lahan” inilah yang menjadi garapan bagi orang local untuk sekedar mencari tambahan penghasilan lewat kepiawaian mereka memotret dan sedikit pemahaman bahasa Inggris. Mr. Bounsai misalnya, telah lima tahun dia menjadi fotografer langsung jadi dikawasan Patuxay park. Dijumpai disela-sela meliput kegiatan Sea Games laos Bounsai mengakui pekerjaan yang dia lakoni cukup menjanjikan. 200 KIP atau setara dengan Rp200.000 bisa dipastikan dapat dibawa pulang. Rutinas Bounsai hampir mirip dengan pekerjaan yang dilakoni oleh fotografer amatir yang biasa mangkal di kawasan Monpera Palembang . Namun yang membedakan fotografer di Vienteane tampak lebih sopan dan tidak memaksakan diri. Walaupun belum terlalu lancer dalam berbahasa Inggris tapi mereka dapat memahami yang dikehendaki para turis. Persoalan kebersihan dan keamanan merupakan Hal lain yang tampak membedakan antara Patuxay Park dan Monpera. Disini para wisatawan susah untuk menemukan onggokan sampah bahkan punting rokokpun jarang ditemukan dikawasan sekitar satu hektar tersebut. Terdapat sejumlah tempat yang menjadi favorit wisatawan untuk sekedar berfoto di Patuxay Park seperti di depan Word Gong Peace (gong perdamaian dunia yang merupakan sumbangan dari pemerintah RI:red) serta bangunan yang berbentuk seperti gerbang istana. (reza)Vienteane, Laos. Berjalan-jalan menikmati keindahan kota Vientiane di Laos belum lengkap rasanya bila tidak berkunjung ke kawasan sungai Mekong, Taman Patuxay park dan kemegahan sarana olahraga di negeri yang berpaham komunis ini. Sungai Mekong merupakan sungai terpanjang di Laos, sungai ini sekaligus menjadi pembatas antar Laos dan Thailand. Sungai yang tampak tenang dan bersih menjadi daya tarik bagi wisatawan. Hampir mirip dengan kota Palembang, tidak terlalu jauh dari sungai Mekong terdapat Taman “monpera” nya Laos yaitu Patuxay Park. Patuxay Park merupakan taman wujud kemenangan bagi rakyat Laos dari penjajahan. Dikedua kawasan ini merupakan tempat wisata favorit bagi orang asing. Tentu saja belum lengkap pula bagi wisatawan bila tidak mendokumentasikan perjalanan mereka. “lahan” inilah yang menjadi garapan bagi orang local untuk sekedar mencari tambahan penghasilan lewat kepiawaian mereka memotret dan sedikit pemahaman bahasa Inggris. Mr. Bounsai misalnya, telah lima tahun dia menjadi fotografer langsung jadi dikawasan Patuxay park. Dijumpai disela-sela meliput kegiatan Sea Games laos Bounsai mengakui pekerjaan yang dia lakoni cukup menjanjikan. 200 KIP atau setara dengan Rp200.000 bisa dipastikan dapat dibawa pulang. Rutinas Bounsai hampir mirip dengan pekerjaan yang dilakoni oleh fotografer amatir yang biasa mangkal di kawasan Monpera Palembang . Namun yang membedakan fotografer di Vienteane tampak lebih sopan dan tidak memaksakan diri. Walaupun belum terlalu lancer dalam berbahasa Inggris tapi mereka dapat memahami yang dikehendaki para turis. Persoalan kebersihan dan keamanan merupakan Hal lain yang tampak membedakan antara Patuxay Park dan Monpera. Disini para wisatawan susah untuk menemukan onggokan sampah bahkan punting rokokpun jarang ditemukan dikawasan sekitar satu hektar tersebut. Terdapat sejumlah tempat yang menjadi favorit wisatawan untuk sekedar berfoto di Patuxay Park seperti di depan Word Gong Peace (gong perdamaian dunia yang merupakan sumbangan dari pemerintah RI:red) serta bangunan yang berbentuk seperti gerbang istana. (reza)

Popularity: 17% [?]


No Responses to “5000 KIP Untuk Selembar Foto”

Leave a Reply

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes

Limosin Creative

7 visitors online now
7 guests, 0 members
Max visitors today: 7 at 09:28 pm WIT
This month: 24 at 03-14-2010 08:07 pm WIT
This year: 74 at 01-22-2010 03:29 am WIT
All time: 74 at 01-22-2010 03:29 am WIT