Vientiene, Laos. Kesuksesan tim menembak putri Indonesia di 25th SEA Games sehari sebelumnya berhasil merebut 1 medali emas dan perak di nomor perseorangan dan beregu sport rifle prone 50 meter tidak diikuti tim menembak putra. Diperkuat sejumlah atlet asal Sumsel, tim menembak Indonesia gagal berbicara untuk nomor beregu dan perseroangan sport rifle prone. Harus diakui tim merah putih belum mampu menembus dominasi petembak Myanmar, Vietnam, Laos dan Thailand. Terlihat sekali, jam terbang internasional para petembak Indonesia, khususnya Sumsel perlu diasah lebih baik. Pelatih tembak Kuncung sugiono yang dijumpai usai mendampingi anak didiknya Sabtu siang (12/12)Â di complex Main Stadium Vientiene Laos menuturkan kegelisahan nya atas prestasi yang diraih. Soalnya di nomor perseorangan, petembak binaan Sumsel, Rahmad Wisnu Aji hanya berada di posisi buncit dari 8 finalis. Untuk nomor ini, petembak Myanmar, Lian Aung sukses meraih medali emas dengan raihan poin 695,4. Perak direbut petembak Myanmar lainnya, Aung Nyein Ni (694,7), sedang perunggu diraih petembak asal Vietnam, Thanh Pham Ngoc (690,5). Sementara satu-satunya petembak Indonesia yang lolos di nomor sport rifle prone 50 m perseorangan putra, Rahmad Wisnu Aji, harus puas berada di posisi paling buncit dengan poin 690,03. Hasil buruk juga dialami nomor beregu. Di nomor ini, Indonesia diwakili 3 petembak binaan Sumsel, Rahmad Wisnu Aji, Agus Anindito dan Akhmad Sudarmawan. Di nomor ini, Indonesia harus puas bercokol di posisi kelima. Sementara emas direbut tim menembak Myanmar dengan skor 1774, disusul Vietnam (1755), dan Thailand (1751). Tim menembak Indonesia sendiri hanya membukukan skor 1744.
Kuncung Sugyono menambahkan hasil yg diraih para petembak jauh diluar perkiraan. Pasalnya dalam latihan-latihan dan try out ke Singapura dan Thailand sebelumnya, catatan poin petembak Indonesia diatas hasil yang dicapai di Laos.
Kekecewaan juga tampak tengah dirasakan oleh mantan atlet tembak nasional yang juga official tim menembak, Wasista Bambang Utoyo, Dia menilai mental petanding belum dimiliki oleh Tim petembak. Kedepan ketua DPRD Sumsel ini meminta agar atlet dapat memperbanyak jam tanding. (reza)
Popularity: 13% [?]
